Saturday, October 8, 2016

Definisi Menggoreng Secara Teknis

        Seringkali kita mendengar istilah menggoreng, bahkan mungkin setiap hari kita melakukan aktifitas yang satu ini, tapi tahukah kamu apa sebenarnya menggoreng itu. bisakah dijelaskan secara fisika atau secara teknis?
terkadang hal-hal sederhana yang sering kita temui dalam kehidupan sehari - hari sulit bagi kita untuk menjelaskannya kepada orang lain.

Baiklah, disini saya akan coba menjelaskan secara teknis apa itu menggorang. Secara umum mungkin yang kita tahu bahwa menggoreng merupakan aktifitas mencelupkan/meletakan suatu bahan makanan kedalam minyak panas. Namun sebenarnya peristiwa menggoreng bisa di jelaskan secara teknis. Secara teknis menggoreng merupakan aktifitas untuk mengeluarkan kandungan air dari bahan yang di goreng (umumnya makanan) kedalam zat yang suhunya lebih tinggi dari titik didih air dan berlangsung cepat. Jadi bahan yang kering akibat terkena matahari bukan termasuk penggorengan. pada proses penggorengan terjadi perubahan kimia pada bahan yang digoreng dari mulai warna, tekstur, rasa maupun aromanya.

Apakah menggoreng harus selalu mengunakan minyak goreng?
Bahan minyak di pilih karena memiliki titik didih yang tinggi dan tidak berbahaya bagi tubuh maupun lingkungan. Panas minyak goreng ketika mendidih pada umumnya memiliki suhu 300 derajat hingga 400 derajat celcius. sedangkan suhu air maksimal 100 derajat celcius, jadi seketika itu juga air yang terkandung dari bahan yang digoreng berubah menjadi uap. Namun bukan berarti kita tidak bisa mengganti minyak dengan bahan lain. kita bisa saja menggantinya dengan pasir, yuph jika kalian pernah mendengar istilah kerupuk pasir itu juga termasuk proses penggorengan, hanya saja tidak semua bahan makanan bisa di goreng melalui pasir yang dipanaskan ini.

Kenapa ketika menggoreng suka terdengar bunyi?
Kembali lagi, tujuan menggoreng ialah mengeluarkan kandungan air dari dalam bahan, pada proses menggoreng titik didih air hanya 100 derajat celcius sedangkan minyak sekitar 300 derajat celcius sehingga air yang terdapat dalam bahan seketika berubah menjadi gas akibat perbedaan suhu ekstrim tersebut. Dalam perubahannya air membentuk gelembung - gelembung gas yang biasanya jumlahnya banyak tergantung seberapa banyak kandungan air dari bahan yang di goreng, dari situlah bunyi - bunyi itu berasal. Bayangkan saja kamu meniup plastik lalu plastiknya di ikat dan ditepukkan maka plastik itu akan meledak dan menghasilkan bunyi. Jadi berhati - hatilah ketika kita ingin menggoreng, perhatikan jandungan air dalam bahan karena jika kita terkena cipratan minyak maka tangan kita akan melepuh akibat suhu minyak goreng yang tinggi.

Demikian penjelasan tentang menggoreng, jika ada yang ingin menambahkan atau memberi saran silahkan tulis komentar. Terimakasih
Load disqus comments

0 comments